Workshop PKM Periode 2012-2013


Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu bentuk upaya yang ditempuh oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M), Ditjen Dikti dalam meningkatkan kualitas peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta memperkaya budaya nasional. Program Kreativitas Mahasiswa dilaksanakan pertama kali pada tahun 2001, yaitu setelah dilaksanakannya program restrukturisasi di lingkungan Ditjen Dikti. Kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang selama ini sarat dengan partisipasi aktif mahasiswa, diintegrasikan ke dalam satu wahana yang diberi nama Program Kreativitas Mahasiswa.

Program Kreativitas Mahasiswa dikembangkan untuk mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang baik. Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang cendekiawan, wirausahawan, mandiri dan arif, mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap tanggungjawab, membangun kerjasama tim maupun mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni.
Sayangnya, program tersebut kurang atau memang tidak diminati oleh mayoritas mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Hanya puluhan saja yang membuat proposal, dan yang akhirnya memenangkan hibahnya pun bisa dihitung dengan jari. Semoga ke depannya lebih baik lagi.
Menjadi mahasiswa kreatif memang tidak harus melalui PKM, namun saat mahasiswa tidak punya ajang melatih kreatifitasnya secara mandiri, apakah perguruan tinggi tidak akan menghasilkan lulusan yang kreatif?  Pertanyaan yang tidak mudah dijawab karena proses belajar-mengajar bersifat multi-aspek atau dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya mutu dosen, motivasi mahasiswa, kurikulum beserta metode mengajarnya, daya dukung sarana dan prasarana pembelajaran. Jadi rendahnya minat mengikuti PKM mungkin merupakan kesalahan atau tanggung jawab kolektif.
Namun, kondisi tersebut tidak harus membuat surut nyali atau hilang motivasi dalam mengejar kreativitas. Jika di ajang PKM masih belum saatnya, kegiatan kemahasiswaan di Universitas Negeri Makassar bisa dimanfaatkan. Seni, olahraga, kepedulian sosial, bahkan mata kuliah yang adaptif terhadap pengembangan softskill bisa dimanfaatkan sebagai ajang mengasah kreatifitas. Ya, kreativitas pun banyak ragam dan skalnya. Semuanya diawali dari niat kita masing-masing.
Harus diakui bahwa budaya membaca dan menulis masih menjadi masalah mendasar di perguruan tinggi. Apalagi budaya meneliti yang mungkin baru digeluti saat mendekati akhir studi. Kemampuan menulis dan meneliti sebenarnya bisa diintegasikan dalam proses perkuliahan. Toh, meneliti itu tidak harus dalam skala besar. Saat kita menyimak dengan seksama tentang apa yang ada atau terjadi di lingkungan, topik atau bahan riset pun bermunculan. Semoga proses perkuliahan bisa merangsang mahasiswa untuk peka terhadap berbagai masalah di masyarakat. Lebih jauh lagi, berusaha untuk mencari solusinya melalui berbagai program kreativitas mahasiswa.
Jika upaya itupun kurang berhasil, jangan-jangan, benar pula yang dikatakan oleh Prof Masrukhi tentang “Inilah Lima Wajah Mahasiswa Indonesia, seperti diberitakan oleh Kompas.com (28/9/2011). Lima wajah tersebut adalah idealis-konfrontatif, idealis-realistis, oportunis, professional, dan rekreatif. “Prof. Masrukhi menilai, saat ini banyak mahasiswa yang lebih berorientasi pada gaya hidup“. Duh, apakah memang kondisinya seperti itu? Masa mahasiswa datang ke kampus cuma untuk bergaya saja. Rasanya, masih ada mahasiswa yang benar-benar belajar dan berkeinginan untuk meningkatkan kemampuannya melalui pendidikan tinggi. Memang tersisa satu pertanyaan: Seberapa banyak yang seperti itu?
Berdasarkan hal-hal tersebut diatas kami dari Himpunan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar sebagai bagian dari integral mahasiswa dan generasi muda serta salah satu program kerja HIMATIKA FMIPA UNM mengadakan Workshop PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) sebagai indikator kepedulian terhadap pentingnya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki mahasiswa dan meningkatkan kreatifitas mahasiswa yang menjadi wadah untuk memperdalam pengetahuan mengenai pengembangan kreatifitas mahasiswa tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar